MAKASSAR – Tragedi kebakaran gedung DPRD Makassar yang menewaskan tiga orang kini memasuki babak baru.
Kepolisian mengungkap telah mengantongi identitas calon tersangka yang diduga bertanggung jawab atas aksi brutal tersebut.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Rusdi Hartono menegaskan pihaknya bergerak cepat untuk memastikan proses hukum berjalan.
“Potensial pelaku sudah ada. Semoga dalam waktu dekat bisa dilakukan langkah hukum yang lebih jelas,” ujarnya, Senin (1/9/2025).
Dalam olah TKP yang digelar bersama tim Ditreskrimum dan Laboratorium Forensik, polisi menemukan sejumlah barang bukti penting.
Salah satunya sebilah parang panjang yang diduga dipakai saat aksi perusakan. Selain itu, puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat ditemukan dalam kondisi rusak parah, bahkan sebagian hangus terbakar.
Rusdi menuturkan, kerusuhan yang berujung pembakaran itu bukanlah insiden biasa. Menurutnya, kejadian ini telah menimbulkan luka mendalam, baik secara materil maupun immateril.
“Kita lihat di sini aset negara terbakar, bahkan ada saudara kita yang meninggal dunia. Ini tragedi yang harus diusut tuntas,” tegasnya.
Kerugian akibat insiden tersebut ditaksir mencapai Rp 250 miliar. Angka fantastis itu mencakup kerusakan total gedung DPRD Kota Makassar, kendaraan dinas maupun pribadi, hingga berbagai fasilitas penunjang yang ikut terbakar.
Kerusuhan sendiri pecah pada Jumat malam saat ribuan massa menyerbu gedung DPRD Kota Makassar dan DPRD Sulsel.
Mereka bertindak anarkis dengan merusak, melempar, hingga membakar fasilitas negara. Api yang cepat menjalar melahap bangunan utama DPRD dan menjebak tiga korban jiwa di dalamnya.
Selain menimbulkan korban meninggal, tercatat 67 mobil dan 15 motor juga ikut terbakar dalam peristiwa mencekam itu.
Kapolda Sulsel menegaskan pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti sebagai dalang kerusuhan.
“Ini sudah jadi atensi kita semua. Penegakan hukum harus berjalan demi keadilan korban,” tutup Rusdi. (*)


Tinggalkan Balasan